Selasa, 28 Maret 2017

OLA PERILAKU MASYARAKAT AKIBAT PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA


POLA PERILAKU MASYARAKAT AKIBAT PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA
Oleh : Tina Cahya, S.P., M.Si

1.      Posisi Gender
Pada zaman dahulu, kaum perempuan tidak di haruskan bekerja , para perempuan akan lebih baik jika mengurusi segala urusan keluarganya seperti merawat dan mendidik anak, memasak, mencuci dan segala urusan rumah tangga lainnya ketimbang bekerja. Akan tetapi seiring dengan perubahan zaman dan adanya kesamaan gender perempuan tidak lagi mengurusi urusan rumah tangga bahkan saat ini peerempuan juga mencari nafkah dengan bekerja dan menjadi wanita karir.
2.      Gaya Hidup Remaja dan Cara Bergaul
Perubahan sosial dan budaya yang terjadi di masyarakat juga berdampak kepada cara bergaul remaja masa kini. Di tengah arus globalisasi dan modrenisasi yang kini tengah berkembang di kehidupan masyarakat membawa dampak yang besar khususnya dari gaya hidup dan cara bergaul di kalangan remaja masa kini, tempat-tempat hiburan seperti mall, diskotik dan lain sebagainya yang terlalu bebas di masuki oleh kalagan remaja di era globalisasi dan modrenisasi ini membuat tak sedikit dari mereka yang akhirnya terjerumus ke dalam pergaulan bebas .

3.                  Cara Berfikir
Cara berfikir masyarakat juga di pengaruhi oleh adanya perubahan sosial budaya. Dahulu kebanyakan masyarakat Indonesia berfikir bahwa banyak anak banyak rejeki, namun sekarang semakin matangya pemikiran masyarakat di tambah dengan kebutuhan ekonomi yang semakin meningkat. Cara-cara berfikir seperti itu sudah di tinggalkan.masyarakat sudah lebih memilih untuk mengikuti program Keluarga Berencana (KB) dan  telah berfikir bahwa dua anak lebih baik.

4.                  Cara Bersikap
Cara bersikap yang dilakukan masyarakat akibat dari perubahan sosial budaya sangat di rasakan. Sikap gotong royong masyarakat sedikit demi sedikit telah hilang. Akibat adanya kemajuan zaman dan tuntutan kehidupan membuat masing-masing individu mementingkan urusannya sendiri (Individualis). Gambar di bawah ini adalah contoh sikap individualism ,, yang jauh terasa dekat sementara yang dekat terasa jauh

Dalam setiap perubahan sosial budaya yang terjadi di masyarakat tidak serta merta bahwa kesemua perubahan tersebut membawa arah yang baik atau bisa di katakana dengan dampak yang positif. Adakalanya suatu perubahan sosial budaya yang terjadi di masyarakat juga menuju arah mundur atau bisa dikatakan dengan dampak negative. Maka dari itu kita di tuntut untuk bisa memilah-milah mana perubahan yang membawa pengaruh positif dan mana yang membawa pengaruh negative.
Misalkan pada akhir abad ke 20 atau yang kita kenal sebagai era globalisasi diaman batas-batas antar Negara sudah mulai tergerus oleh kemajuan di bidang teknologi. Setiap orang bisa berkomunikasi dengan orang di belahan bumi lainnya, tanpa harus bertemu. Selain itu perdagangan antar Negara juga semakin gencar di lakukan oleh setiap Negara dan hampir tidak mungkin untuk di hindari. Perubahan-perubahan ini sesungguhnya membawa berbagai dampak baik itu positif maupun negatif terkhusus bagi Indonesia. Oleh karena itu kita harus bisa memfilter perubahan itu agar identitas nasional yang kita miliki tidak lenyap tergerus oleh kemajuan zaman. Dan agar hal itu tidak terjadi, perlu adanya usaha dari berbagai pihak untuk meminimalkan pengaruh negative. Adapun upaya-upaya yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut :
a. Pengawasan terpadu diantara orang tua, pihak sekolah, dan para anggota masyarakat untuk mendidik generasi muda
b. Peningkatan ajaran agama yang dapat membentengi kaum remaja dari pengaruh negative. Dengan ajaran agama, seorang remaja mempunyi pedoman untuk memilih yang baik bagi dirinya sesuai dengan ajaran agamanya.
c. Adanya sosialisasi megenai pengaruh perubahan sosial budaya yang terjadi di dalam masyarakat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar