POLA PERILAKU MASYARAKAT
AKIBAT PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA
Oleh : Tina Cahya, S.P.,
M.Si
1.
Posisi Gender
Pada zaman dahulu, kaum
perempuan tidak di haruskan bekerja , para perempuan akan lebih baik jika
mengurusi segala urusan keluarganya seperti merawat dan mendidik anak, memasak,
mencuci dan segala urusan rumah tangga lainnya ketimbang bekerja. Akan tetapi
seiring dengan perubahan zaman dan adanya kesamaan gender perempuan tidak lagi
mengurusi urusan rumah tangga bahkan saat ini peerempuan juga mencari nafkah
dengan bekerja dan menjadi wanita karir.
2.
Gaya Hidup
Remaja dan Cara Bergaul
Perubahan sosial dan
budaya yang terjadi di masyarakat juga berdampak kepada cara bergaul remaja
masa kini. Di tengah arus globalisasi dan modrenisasi yang kini tengah
berkembang di kehidupan masyarakat membawa dampak yang besar khususnya dari
gaya hidup dan cara bergaul di kalangan remaja masa kini, tempat-tempat hiburan
seperti mall, diskotik dan lain sebagainya yang terlalu bebas di masuki oleh
kalagan remaja di era globalisasi dan modrenisasi ini membuat tak sedikit dari
mereka yang akhirnya terjerumus ke dalam pergaulan bebas .
3.
Cara Berfikir
Cara berfikir masyarakat
juga di pengaruhi oleh adanya perubahan sosial budaya. Dahulu kebanyakan
masyarakat Indonesia berfikir bahwa banyak anak banyak rejeki, namun sekarang
semakin matangya pemikiran masyarakat di tambah dengan kebutuhan ekonomi yang
semakin meningkat. Cara-cara berfikir seperti itu sudah di
tinggalkan.masyarakat sudah lebih memilih untuk mengikuti program Keluarga
Berencana (KB) dan telah berfikir bahwa dua anak lebih baik.
4.
Cara Bersikap
Cara bersikap yang
dilakukan masyarakat akibat dari perubahan sosial budaya sangat di rasakan.
Sikap gotong royong masyarakat sedikit demi sedikit telah hilang. Akibat adanya
kemajuan zaman dan tuntutan kehidupan membuat masing-masing individu mementingkan
urusannya sendiri (Individualis). Gambar di bawah ini adalah contoh sikap
individualism ,, yang jauh terasa dekat sementara yang dekat terasa jauh
Dalam setiap perubahan
sosial budaya yang terjadi di masyarakat tidak serta merta bahwa kesemua
perubahan tersebut membawa arah yang baik atau bisa di katakana dengan dampak
yang positif. Adakalanya suatu perubahan sosial budaya yang terjadi di
masyarakat juga menuju arah mundur atau bisa dikatakan dengan dampak negative.
Maka dari itu kita di tuntut untuk bisa memilah-milah mana perubahan yang
membawa pengaruh positif dan mana yang membawa pengaruh negative.
Misalkan pada akhir abad
ke 20 atau yang kita kenal sebagai era globalisasi diaman batas-batas antar
Negara sudah mulai tergerus oleh kemajuan di bidang teknologi. Setiap orang
bisa berkomunikasi dengan orang di belahan bumi lainnya, tanpa harus bertemu.
Selain itu perdagangan antar Negara juga semakin gencar di lakukan oleh setiap
Negara dan hampir tidak mungkin untuk di hindari. Perubahan-perubahan ini
sesungguhnya membawa berbagai dampak baik itu positif maupun negatif terkhusus
bagi Indonesia. Oleh karena itu kita harus bisa memfilter perubahan itu agar
identitas nasional yang kita miliki tidak lenyap tergerus oleh kemajuan zaman.
Dan agar hal itu tidak terjadi, perlu adanya usaha dari berbagai pihak untuk
meminimalkan pengaruh negative. Adapun upaya-upaya yang perlu dilakukan adalah
sebagai berikut :
a. Pengawasan terpadu
diantara orang tua, pihak sekolah, dan para anggota masyarakat untuk mendidik
generasi muda
b. Peningkatan ajaran agama
yang dapat membentengi kaum remaja dari pengaruh negative. Dengan ajaran agama,
seorang remaja mempunyi pedoman untuk memilih yang baik bagi dirinya sesuai
dengan ajaran agamanya.
c. Adanya sosialisasi
megenai pengaruh perubahan sosial budaya yang terjadi di dalam masyarakat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar