Oleh : Arif Budiman, S.IP.,M.IPol
Indonesia dewasa ini selalu meningkatkan
kualitasnya sebagai sebuah bangsa. Mulai dari pembangunan infrastruktur hingga
peningkatan kekuatan ekonomi. Tak mau ketinggalan, sektor pemerintahan juga
ikut berinovasi.
Pemerintah kini sedang mengiemplementasikan sistem e-government di
Indonesia. E-government adalah sistem pemerintahan
yang berbasis teknologi komunikasi. Pada prinsipnya inovasi e-government ini
adalah untuk meningkatkan kualitas proses pelayanan dari lembaga pemerintah
kepada masyarakat melalui pelayanan online. Selain itu,
melalui sistem e-government, masyarakat bisa ikut mengontrol
pekerjaan pemerintah.
Bentuk-bentuk dari penggunaan e-government adalah e-budgeting,
e-procurement, e-audit, e-catalog, e-payment, e-controlling, bahkan
hingga e-health.
Pemerintah kota Surabaya bahkan sudah menerapkan sistem Surabaya Smart
Windows (SWS) yaitu sebuah layanan yang membuat masyarakat
dapat mengurus perizinan melalui smartphone. Bahkan,
masyarakat dapat mencetak sendiri dokumen-dokumen perizinan.
Sistem e-government ini tidak hanya berdampak
bagi masyarakat, tetapi juga bagi pemerintah itu sendiri. Sistem e-government dapat
mendukung kinerja pemerintah dalam bidang government to business, governmentto
citizen, government to government, dan government to employees.
Dampak positif diterapkannnya sistem e-government di
Indonesia adalah masyarakat dapat menerima laporan kinerja pemerintah secara
aktual dan transparan, rakyat juga bisa dengan leluasa mengakses informasi
seputar kinerja pemerintah. Selain itu sistem e-government juga
dapat menekan anggaran biaya. Dengan teknologi online, pekerjaan juga
tentunya akan lebih efesien, secara biaya dan waktu.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kota Bandung dan, Pandeglang juga mulai
menerapkan sistem e-governmentlewat konsep smart
city. Konsep smart city terfokus
pada pemanfaatan teknologi komunikasi untuk mendukung kinerja pemerintah
seperti memasangkan sensor dan peralatan rumah sakit, jaringan listrik,
perkeretaapian, jembatan dan memonitor kejadian di dalam kota seperti kondisi
jalan dan apabila ada bencana banjir.
Dengan diterapkannya sistem e-governmernt yang
sangat mudah diakses dan transparan dapat mengarahkan keadaan good
and open government di Indonesia.
Pemerintah sendiri sudah memiliki strategi dalam menerapkan sistem e-government,
yaitu; 1/ Mengembangkan sistem pelayanan yang handal dan dapat terjangkau
masyarakat luas dengan cara pemerataan jaringan komunikasi yang merata di
seluruh wilayah Indonesia. 2/ Menata sistem dan proses kerja pemerintah dan
pemerintah otonom secara holistik dengan cara menyiapkan SDM yang terbiasa
dengan teknologi. 3/ Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi secara
optimal dengan cara memberikan informasi secara lengkap. 4/ Meningkatkan peran
serta dunia usaha dan mengembangkan industri telekomunikasi dan teknologi
informasi. 5/ Melaksanakan pengembangan secara sistematik melalui tahapan yang
realistik dan terukur yaitu melalui tahapan persiapan, pematangan, pemantapan,
dan pemanfaatan.
Cita-cita good and open government di
Indonesia hanya bisa terwujud apabila semua lapisan ikut bekerja. Tak hanya
pemerintah yang memfasilitasinya lewat e-government dan
smart city, namun kita sebagai masyarakat juga harus ikut berpartisipasi
bekerja dan berperan aktif mendukung cita-cita ini. Tak hanya itu para pelaku
industri, dan lembaga pemerintah non-kementerian yang bergerak di bidang riset
juga diharapkan dapat bekerja sama untuk mewujudkan cita-cita ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar